Kotamobagu - Untuk memberikan panduan bagi seluruh pemangku kepentingan baik ditingkat nasional maupun daerah dalam menyusun dokumen Laporan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang jelas dan selaras dengan kebijakan nasional, pada hari ini Rabu (4/11/2020) Bappelitbangda melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan SDGs. Kegiatan ini dilaksanakan diruang rapat Bappelitbangda Kota Kotamobagu.
Kepala Bappelitbangda Sofyan Mokoginta, SH. membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya Ia mengharapkan setiap perangkat daerah melihat kembali target pada indikator-indikator pembangunan yang telah ditetapkan dan melihat kembali prioritas pembangunan tahun 2021 sesuai dengan tahun tema yang difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan melalui percepatan pemulihan ekonomi dan peningkatan sistem kesehatan.
Secara teknis, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ibnu Fachri Subhan, SS.MM mengatakan target dan indikator pada SDGs sangat luas dan komprehensif karena terdapat 17 tujuan dengan 169 target dan 241 indikator yang terukur, sehingga diperlukan kemitraan baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan kerja layak bagi semua demi tercapainya pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bappeda Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Ciko Jefferson Warouw yang didampingi oleh Tenaga Ahli Dr. Een Walewangko dan Dr. Valentino Lumowa. yang secara bergantian memberikan materi terkait penyusunan Laporan SDGs. (RHT)