Konsultasi Publik Perubahan RPJMD Kota Kotamobagu 2019-2023 Secara Vitual
Kotamobagu - Pemerintah Kota Kotamobagu hari ini Kamis (18/03/2019) menggelar Konsultasi Publik terkait penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (P-RPJMD) tahun 2019-2023 bertempat di Aula Kantor Bappelitbangda. Kegiatan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sitti Rafiqah Bora, SE. Dalam sambutannya dikatakan bahwa perubahan dokumen perencanaan ini dikarenakan terjadinya pandemi Covid-19 sehingga perlu dilakukan refocusing anggaran untuk pemenuhan kebutuhan penanganan yang meliputi bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, penanganan dampak ekonomi dan operasional gugus tugas dan secara substansi adalah penetapan Perpres nomor 18 tahun 2020 tentang RPJMN tahun 2020-2024 sehingga perlu diselaraskan dengan arah kebijakan nasional dan fokus pembangunan nasional.
Bappelitbangda Kota Kotamobagu menghadirkan Noldy Tuerah, P.hD. selaku tenaga ahli perencanaan. Noldy menjelasan bahwa Perubahan RPJMD Kota Kotamobagu perlu dilakukan dikarenakan terdapat kesenjangan kualitas pelayanan/pelaksanaan pendidikan dasar dan kesehatan berdasarkan Standard Pelayanan Minimal (SPM), capaian kebutuhan untuk infrastruktur dasar (air bersih, sanitasi, perumahan dan permukiman, dan persampahan) belum sesuai target dan belum optimalnya pemanfaatan ketahanan pangan lokal dan Industri pengolahan, serta belum optimal pelaksanaan reformasi birokrasi. Inilah beberapa poin permasalahan yang menjadi focus penanganan nantinya.
Kepala Bappelitbangda Sofyan Mokoginta, SH. yang menjadi moderator acara juga menyatakan pentingnya masukan dan arahan dari semua elemen masyarakat yang ada di Kotamobagu baik kalangan internal pemerintah, masyarakat dan swasta guna menyusun strategi, arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang akan dituangkan kedalam RPJMD Kota Kotamobagu. "Pemerintah akan lebih fokus dalam menyelesaikan permasalahan yang ada didaerah dan mencapai target pembangunan yang sudah ditetapkan, dengan harapan visi dan misi Walikota Ir. Tatong Bara dan Wakil Walikota Nayodo Koeniawan, SH semuanya terwujud" ujar Sofyan.
"Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan dihadiri oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kotamobagu, Budayawan, Akademisi, pelaku usaha, instansi vertikal, tokoh perempuan, tokoh agama dan perbankan yang ada di Kotamobagu. Setelah kegiatan konsultasi publik ini selesai kita akan masuk pada tahapan Musyawarah Rencana Pembangunan RPJMD". ungkap Eko Gunawan Asnawi, ST. selaku Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah. (RHT).