Tatong Bara Paparkan Keberhasilan Kota Kotamobagu Pada PPD 2022
Kotamobagu - Setelah masuk Nominasi Nasional bersama 14 Kota se-Indonesia, hari ini Rabu (16/03/2022), Kota Kotamobagu masuk dalam tahap II Presentasi dan Wawancara tingkat Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022. Hal ini berdasarkan surat yang dikirimkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) kepada Wali Kota Kotamobagu yang dilaksanakan secara virtual dengan menjalankan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 bertempat diruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informasi.
Tahapan presentasi dan wawancara diawali dengan menampilkan visualiasi berupa video singkat yang berisi profil daerah, gambaran umum inovasi daerah dan program unggulan dalam rangka pencapaian pembangunan ekonomi.
Wali Kota Kotamobagu Ir. Tatong Bara pada saat presentasi dan wawancara dihadapan Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Utama menyampaikan bahwa penghargaan pembangunan daerah yang dilaksanakan oleh Kementerian PPN/Bappenas tidak saja sebagai sebuah bentuk motivasi dan apresiasi kepada pemerintah daerah, namun kegiatan ini juga untuk mendorong pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan.
"Kota Kotamobagu dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) berlandaskan pada pendekatan substansi perencanaan yaitu, teknokratik, partisipatif, politis, dan keselarasan perencanaan top down–bottom up. Secara umum dokumen perencanaan yang disusun menggunakan kerangka pikir ilmiah, melibatkan pemangku kepentingan dan menerjemahkan visi dan misi kepala daerah kedalam dokumen perencanaan serta dibahas bersama pihak legislatif", ujar Tatong.
Wali Kota juga menambahkan bahwa proses perencanaan dilakukan melalui analisis prognosis sehingga target pembangunan kedepan dapat diprediksi dan secara konsisten dilakukan evaluasi secara berkala terutama aspek capaian indikator kunci dan indikator utama pembangunan didaerah.
Setelah Wali Kota menyampaikan paparannya, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Adnan Massinae, S.Sos. M.Si. melanjutkan penjelasan secara teknis capaian pembangunan yang telah dihasilkan Pemerintah Kota Kotamobagu. "secara umum capaian indikator makro ekonomi daerah cukup baik, salah satunya adalah Pertumbuhan Ekonomi kita tumbuh positif pada angka 4,2 persen tahun 2021, capaian indikator ketenagakerjaan terjadi penurunan 0,12 persen dari tahun sebelumnya menjadi 7,32 persen, khusus angka kemiskinan di Kota Kotamobagu berada pada angka 5,74 tahun 2021, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik 0,05 poin dari tahun sebelumnya menjadi 73,47 tahun 2021", jelas Adnan.
Selain menjabarkan capaian pembangunan di Kota Kotamobagu, juga disampaikan inovasi unggulan daerah yaitu Sistem Pelayanan Akta Kematian Cepat dan Tepat Waktu (Simpelkan Cepatu) milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Inovasi ini merupakan bentuk pelayanan prima yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dalam hal administrasi kependudukan, serta program unggulan pemerintah yaitu UMKM Center. Program ini diinisiasi oleh Walikota sebagai komitmen daerah untuk menopang pemulihan ekonomi bagi para pelaku usaha yang terdampak Pandemi Covid-19 dengan memberikan pendampingan dan fasilitasi akses permodalan.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Tim Penilai Pusat Kementerian PPN/Bappenas dan terbagi menjadi 2 (dua), pertama Tim Penilai Independen yaitu, Ir. Aryawan Soetiarso Poetro, M.Si., Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, Maria Hartaningsih dan kedua Tim Penilai Utama yaitu, Mohammad Irfan Saleh, ST. MPP. Ph.D., dan Drs. Sumedi Andono Mulyo,MA. Ph.D. sementara dari Pemerintah Kota Kotamobagu dihadiri juga oleh Asisten Bidang Perekonomian Sitti Rafiqah Bora, SE., Kadis Kominfo Fahri Damopolii, S.Kom. ME. dan Tim PPD Daerah. (RHT)